Teh Dingin
Polem baru tiba di Jakarta dan mampir di sebuah warung Tegal.
Di situ tertulis :
Teh Panas Rp 1.000
Teh Dingin Rp 1.500
Kopi Rp 1.500
Polem langsung memesan teh panas. Setelah terhidang dihadapannya, tanpa menunggu waktu, Polem langsung menyeruput teh panas itu sampai lidahnya tersulut.
Tentu saja Polem meringis menahan panas di lidahnya. Melihat itu, si pemilik warung langsung menegur. "Dik, itu airnya mendidih tadi. Kenapa tidak sabar sekali kelihatannya."
Sambil meringis, Polem langsung menjawab, "Saya cuma punya uang Rp 1.000.
Jadi kalau teh ini nanti keburu dingin, saya tidak punya uang Rp 1.500."


0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda