Selasa, 25 Maret 2008

Perjaka Ting Ting

Seorang gadis desa yang lugu sebut saja Ijah hendak merantau ke kota dibekali pesan oleh simboknya.

Simbok : "Ijah... kalau kamu ke kota dan kebetulan ada jodoh, Simbok pesen carilah pasangan yang setia ; bisa mengelola uang dan ; harus perjaka ting-ting".

Ijah : “Iya Mbok..”

Berangkatlah sang gadis ke kota. Beberapa bulan kemudian dia kembali kedesanya untuk meminta doa restu ingin menikah.

Ijah : "Simbok, saya sudah dapet jodoh seperti yang simbok pesen. Kalo jalan-jalan keliling kota, dia selalu nggandeng, mbelai-belai saya. Itukan artinya setia ya mbok?"
Si mbok mengangguk tanda setuju.

Ijah : "Suatu hari karena kemalaman dan kehujanan kami mencari tempat berteduh dan menginap, jodoh saya ini bilang agar meneduh ke motel saja. Dan supaya hemat, sewa kamarnya satu saja. Ini kan artinya dia bisa hemat ya mbok?"
Dengan terbata-bata bingung, simbok mengangguk.

Ijah : "Di situ lah Simbok, baru saya tahu kalau jodoh saya itu masih perjaka ting-ting..."

Simbok : "Hah....? Gimana sih nduk kok kamu bisa bilang gitu?"

Ijah : "Mmm ... anunya masih baru... masih dibungkus plastik, Mbok!"

Gedubraak..!!!

Simbok langsung klenger..........

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda